Entri Populer

Sabtu, 01 Januari 2011

EVALUASI PELUANG USAHA BARU

Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Banyak dana telah dikeluarkan didalam memulai usaha baru dan juga yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wirausahawan
Alasan utama kegagalan usaha baru adalah:
  1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai
  2. Kinerja produk yang salah
  3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif
  4. Tidak disadarinya tekanan persaingan
  5. Keusangan produk yang terlalu cepat
  6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
  7. Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi yang berlebih-lebihan pada asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan
Analisa Kelayakan Teknis
Dua langkah penting didalam proses analisa kelayakan teknis:
  1. Identifikasi spesifikasi teknis penting
  2. Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja
Identifikasi spesifikasi teknis penting
Persyaratan teknis yang paling penting adalah:
ü  Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
ü  Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
ü  Daya tahan bahan baku produk
ü  Bisa diandalkan
ü  Keamanan produk
ü  Daya guna yang bisa diterima
ü  Kemudahan dan biaya pemeliharaan yang rendah
ü  Standarisasi melalui dihilangkannya suku cadang yang tidak perlu
ü  Kemudahan untuk diproduksi, dan diproses
ü  Kemudahan untuk ditangani
Pengembangan dan Uji Coba Produk
Pengembangan dan uji coba produk termasuk juga studi rekayasa, uji laboratorium, evaluasi bahan baku alternatif, dan fabrikasi model dan prototip untuk uji lapangan. Untuk setiap tahap pengujian hasil negatif dan positif harus ditimbang dan dilakukan penyesuaian yang perlu.
Penilaian Peluang-Peluang Pasar
Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi permintaan pelanggan. Riset Pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisis secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa.
Riset pasar dapat membantu:
  1. Menemukan pasar yang menguntungkan
  2. Memilih produk yang dapat dijual
  3. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen
  4. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik
  5. Merencanakan sasaran yang realistik
Tiga aspek utama bagi riset pasar adalah:
  1. Penelitian potensi pasar dan identifikasi pelanggan (pemakai) potensial
  2. Analisa seberapa besar perusahaan baru tersebut bisa memanfaatkan potensi pasar
  3. Penentuan peluang nyata pasar dan resiko-resiko melalui uji coba pasar
Analisa Potensi Pasar
Penelitian mengenai potensi pasar bagi usaha baru mungkin melibatkan penilaian subyektif dan pribadi; tidak selalu ilmiah
Identifikasi Pasar Potensial
    Pasar potensi adalah ungkapan mengenai peluang penjualan maksimum untuk produk atau jasa tertentu selama periode waktu yang ditentukan (misal: 1 tahun). Langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan mengestimasi potensi pasar adalah sbb :
  1. Identifikasi pemakai akhir tertentu dari produk atau jasa
  2. Identifikasi segmen pasar pokok, yaitu, kategori pelanggan yang relatif homogen
  1. Menemukan atau memperkirakan volume pembelian potensial dalam tiap-tiap segmen pasar dan volume total dari semua segmen
Jawaban bagi pertanyaan berikut ini akan memudahkan perusahaan untuk mengidentifikasi pemakai potensial:
ü  Siapa yang merupakan pembeli potensial dari produk?
ü  Dimanakah pemakai potensial bertempat?
ü  Mengapa pelanggan potensial ingin membeli produk ini? Apa kebiasaan membeli mereka? Seberapa sering mereka membeli produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
ü  Berapa jumlah total permintaan produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
ü  Berapa jumlah total permintaan produk ini setiap bulannya atau setiap tahunnya?
ü  Bagaimana siklus permintaan?
ü  Bagaimana potensi pertumbuhan dari pasar ini?
Analisa Kelayakan Finansial
    Adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan. Langkah-langkah dalam analisa kelayakan finansial:
ü  Analisa semua kewajiban finansial dan kebutuhan pengeluaran secara mendetail
ü  Proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan
ü  Penting untuk menentukan secara sistematis aliran masuk, aliran keluar operasional yang diantisipasi dan aliran kas netto untuk periode waktu tertentu
ü  Apakah ia akan menghasilkan pengembalian pada modal yang diinvestasikan yang memuaskan
Penilaian Kemampuan Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan:
v  Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal
v  Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia
Analisa Persaingan
Setiap bisnis usaha umumnya cenderung menghadapi dua jenis tekanan persaingan:
  1. Persaingan langsung dari produk atau jasa yang identik dengan produk perusahaan itu pada pasar yang sama
  2. Tekanan tidak langsung dari barang subtitusi
Pendekatan pragmatis untuk menganalisa tekanan persaingan dipusatkan pada tiga tugas:
Identifikasi pesaing besar potensial, Identifikasi berbagai strategi dan taktik yang digunakan pesaing dan dampak potensialnya terhadap operasi ventura yang direncanakan, Identifikasi keuntungan persaingan tertentu dari ventura yang direncanakan dan pengembangan strategi yang didasarkan pada penekanan pada keuntungan tersebut.

HAK GUNA PATEN

Pengertian hak guna paten yaitu pengaturan secara formal dalam suatu hubungan / cara bisnis, dimana perusahaan franchise (pemilik hak guna paten) memberi hak istimewa kepada franchisee (perusahaan pengguna hak guna paten), untuk menggunakan nama, logo, produk, prosedur operasi, dsb
Hak guna paten yaitu persetujuan dimana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merek dagang memberikan hak eksklusif kepada perusahaan, distributor atau pengecer independen dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dgn prosedur operasi standar
Resiko Investasi Dalam Usaha Franchising
Perusahaan franchisee menghadapi resiko yang relatif lebih rendah (lebih terukur)
Perusahaan franchisee dibebani:
  1. Pajak
  2. pembayaran royalti
  3. kurang bebas dalam pengelolaan/pengoperasian
  4. perusahaan Franchisor (pemilik hak guna paten) mungkin bertindak sebagai penyalur tunggal dari beberapa perlengkapan 
Jenis-jenis hak guna paten (franchise)
  1. Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi
  2. Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll
  3. Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate
Langkah-langkah yang bisa diambil untuk menurunkan atau meminimisasi resiko investasi dalam franchising adalah :
  1. Melakukan evaluasi diri
  2. Meneliti franchise


Persetujuan Hak Guna Paten
Ada beberapa persetujuan dalam hak guna paten:
franchising : sistem pemasaran yang mencakup 2 pihak, yang terikat dalam perjanjian legal, dimana salah satu pihak di dalam kontrak yang menspesifikasikan metode yang harus diikuti dan dipenuhi pihak lain, franchising produk dan merek, franchising format : franchisee mendapat seluruh sistem pemasaran dan petunjuk dari franchisor, master license/sebagai penerima izin utama : (perusahaan / pribadi bertindak sebagai agen penjual untuk menemukan franchisee baru.
Pengembangan areal : perusahaan / pribadi mendapat hak resmi untuk  membuka beberapa gerai dalam area yang ditentukan
Pemasaran Langsung
Pengertian pemasaran langsung : merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media
Pemasaran langsung : aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan
Teknik dalam pemasaran langsung :
a. kiriman pos langsung
b. telemarketing
c. penjualan door to door
Teknik alternatif pemasaran langsung :
  1. Periklanan terklasifikasi
  2. Periklanan display
  3. Kiriman pos langsung
  4. Katalog penjualan
  5. Pemasaran tanggapan langsung media
Bentuk-Bentuk Kepemilikan perusahaan :
a. Pemilikan tunggal / perseorangan : (firma)
ü  Dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang
ü  Pemilik tidak perlu membagi laba
b. Kongsi
ü  Ada perjanjian tertulis
ü  Dimiliki 2 orang atau lebih
ü  Umur perusahaan terbatas
ü  Pemilikan bersama atas harta
ü  Ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba
c.   Perusahaan Perseroaan
ü       Perusahaan dengan badan hukum
ü       Kewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang 
ü       dimiliki
ü       Pemilikan dapat berpindah tangan
ü       Eksitensi relatif lebih stabil/permanen
Ø Go Publik
Go publik terjadi ketika perusahaan menawarkan dan menjual sebagian sahamnya kepada masyarakat melalui pendaftaran Bapepam
Keuntungan:
ü diperoleh modal baru.
ü masyarakat lebih mengenal perusahaan.
Kerugian:
ü ada kecenderungan terbukanya rahasia perusahaan.
ü mahalnya biaya.




IDENTIFIKASI PELUANG USAHA BARU

Orientasi Eksternal dan Internal
          Keingintahuan dan minat pada apa yang terjadi di dunia merangsang orientasi Eksternal. Orientasi internal merangsang penggunaan sumber daya-sumber daya pribadi untuk mengidentifikasi peluang venture baru.
Orientasi Eksternal didapat dari:
  1. Konsumen
  2. Perusahaan yang sudah ada
  3. Saluran distribusi
  4. Pemerintah
  5. Penelitian dan Pengembangan
Orientasi Internal didapat dari:
Tiga Tahap penggunaan sumber daya–sumber daya internal yaitu:
  1. Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan
  2. Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampaknya berhubungan dengan konsep dan masalah-masalahnya
  3. Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekkan
Proses inovasi:
  1. Wirausahawan melihat adanya kebutuhan
  2. Mengumpulkan data dan mendefinisikan konsep-konsep
  3. Menguraikan masalah-masalah
  4. Menggunakan daya ingat untuk mencari kesamaan
  5. Menemukan kesamaan dan gagasan yang berhubungan
  6. Melihat bagaimana menggabungkan kesamaan dan gagasan yang berhubungan
  7. Mencari pemecahan sementara
  8. Meneliti pemecahan dengan hati-hati
  9. Bergerak terus jika semuanya baik
10. Mencapai keberhasilan
Sumber Gagasan Bagi Produk dan Jasa Baru:
ü   Kebutuhan akan sumber penemuan
ü   Hobi atau kesenangan pribadi
ü   Mengamati kecenderungan-kecenderungan
ü   Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada
ü   Mengapa tidak terdapat ?
ü   Kegunaan lain dari barang-barang biasa
ü   Pemanfaat produk dari perusahaan lain
Proses Perencanaan dan Pengembangan Produk :
ü  Tahap Gagasan
ü  Tahap Konsep
ü  Tahap Pengembangan Produk
ü  Tahap Uji Pemasaran
ü  Tahap Komersialisasi
Produk Yang Sesuai Untuk Perusahaan Kecil
Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan kecil untuk penciptaan suatu produk:
ü  Untuk pemilihan produk, perusahaan harus memperhatikan pada sumber daya uang, tenaga kerja dan fasilitas yang dimiliki
ü  Pemilihan segmen pasar yang memungkinkan
ü  Untuk produk atau proses yang disuplai kepada perusahaan lain hendaknya sangat kecil volumenya sehingga tidak menarik minat para pelanggannya untuk memproduksinya sendiri
ü  Tingginya nilai tambah. Keuntungan harus lebih besar dari biaya
ü  Rentang waktu yang diperlukan untuk penyelesaian produk atau proses
Arti Penting Orientasi Pemasaran
ü  Penyebab gagalnya bisnis kecil adalah kurangnya penjualan dan kurangnya daya saing
ü  Wirausahawan harus berorientasi konsumen
Matriks Produk – Pasar
5 langkah untuk merumuskan tujuan bauran produk – pasar:
ü  Pemeriksaan kecenderungan penting dalam lingkungan bisnis dari daerah produk – pasar
ü  Pemeriksaan kecenderungan pertumbuhan dan kecenderungan keuntungan
ü  Pemisahan bidang produk – pasar yang akan menarik ke depan maupun daerah yang akan tertarik
ü  Pertimbangan mengenai kebutuhan atau diperlukannya tambahan produk atau daerah pasaran baru pada bauran
ü  Derivasi profil bauran produk – pasar optimum namun realistis didasarkan pada kesimpulan yang dicapai pada langkah 1 sampai 4

Kegagalan Didalam Memilih Peluang Bisnis Baru
ü  Kurangnya obyektivitas
ü  Kurangnya kedekatan dengan pasar
ü  Pemahaman kebutuhan teknis yang tidak memadai
ü  Diabaikannya kebutuhan finansial
ü  Kurangnya diferensiasi produk
ü  Pemahaman terhadap masalah-masalah hukum yang tidak memadai
Peluncuran usaha baru
Yang harus dilakukan oleh wirausahawan adalah:
ü  Mempertahankan sikap obyektivitas dan selalu mencari gagasan bagi produk atau jasa
ü  Dekat dengan segmen pasar yang ingin dimasuki
ü  Memahami persyaratan teknis dari produk atau proses
ü  Menelusuri secara mendetail kebutuhan finansial bagi pengembangan dan produksi
ü  Mengetahui kendala hukum yang diterapkan pada produk atau jasa
ü  Menjamin bahwa produk atau jasa menawarkan keuntungan tertentu yang membedakannya dari pesaing
ü  Melindungi gagasan kreatif melalui hak paten, hak cipta, merek dagang dan merek jasa

PEMBIAYAAN USAHA YANG BERKEMBANG
Masalah-Masalah dalam Pencarian Modal
Beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal antara lain :
  1. Kurangnya ketajaman bisnis (misal : tidak jeli melihat peluang, tidak dapat mengadaptasi masalah dengan baik)
  2. Kurangnya pengalaman bisnis
  3. Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal (baik secara finansial maupun berupa mesin)
  4. Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi
  5. Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha
Masalah yang berkaitan dengan kesulitan yang biasanya dihadapi wirausahawan antara lain :
  1. Kinerja atau konsep perusahaan yang meragukan
  2. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti
  1. Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis
  2. Preferensi dari pemodal
  3. Kurangnya hubungan dengan sumber-sumber modal
Pembiayaan Bisnis
Harus dilakukan identifikasi usaha yang akan dijalankan
Melakukan identifikasi sumber pembiayaan yaitu
  1. Internal (modal perusahaan)
  2. Eksternal (investor, kredit bank)
Menetapkan prioritas bisnis
Tiga tahap pendanaan pengembangan bisnis :
•         Pendanaan tahap awal
•         Pendanaan ekspansi atau perkembangan
•         Pembiayaan akuisisi dan leveraged buyouts

Penentuan Hubungan Finansial Perusahaan
Lakukan identifikasi awal, berapa jumlah modal yang dibutuhkan
Harus ada perencanaan finansial :
  1. Perencanaan likuiditas (dipusatkan pada perencanaan aliran kas perusahaan)
  2. Perencanaan laba (proyeksi perolehan laba)
Ada beberapa cara untuk memproyeksikan kebutuhan kas :
  1. Proyeksi laporan laba/rugi
  2. Proyeksi laporan neraca
  3. Proyeksi arus kas
  4. Ringkasan tentang kebutuhan dan penggunaan kas
Analisa Pulang Pokok
          Pengertian: merupakan suatu teknik untuk menentukan volume penjualan yang harus dicapai, agar tercapai posisi impas / pulang pokok (perusahaan tidak mendapat laba tapi juga tidak menderita rugi). Analisa Pulang Pokok adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi
Unsur dasar analisa pulang pokok:
a. Biaya tetap
b. Biaya variabel
c. Biaya total
d. Pendapatan total
e. Keuntungan
f.  Kerugian
g. Titik pulang pokok
Rumus perhitungan impas:
a.  Dalam satuan unit terjual
     = biaya tetap / (harga @ - biaya variabel @)
b.  Dalam rupiah penjualan :
     = biaya tetap / 1 – (biaya variabel @ / harga @)
Mencari Sumber Modal Usaha
Dilakukan lebih dulu penilaian terhadap kelayakan usaha.
Pencarian sumber modal berasal dari :
a.  Modal perusahaan
b.  Modal patungan (perusahaan dengan investor)
c.   Modal dari investor
d.  Modal pinjaman dari bank
Wirausahawan mempunyai akses pada dua katagori keuangan yaitu pribadi dan masyarakat
Hubungan dengan Pemodal
ü Harus ada struktur kesepakatan antara perusahaan dengan pemodal
ü Membina hubungan jangka pendek maupun jangka panjang
ü Melaksanakan tanggung jawab dengan baik, terutama dalam penyelesaian / pengembalian modal
Penilaian Perusahaan
Perlu dilakukan penilaian terhadap kinerja manajemen termasuk kepada seluruh anggota perusahaan
Penilaian hasil usaha dengan melakukan evaluasi pada laporan perusahaan, seperti :
  1. Laporan laba / rugi
  2. Laporan neraca
  3. Laporan perubahan modal
  4. Laporan arus kas
Melakukan evaluasi eksternal (melalui angket/kuis), bagaimana tanggapan masyarakat terhadap perusahaan
Dikutip berdasarkan staffsite.


Kamis, 16 Desember 2010

Makin Halus Abu Vulkanik, Makin Bahaya

Abu vulkanik akibat letusan Gunung Merapi yang menghujani kawasan Yogyakarta dan sekitarnya semakin menebal. Ini jelas menjadi ancaman serius bagi warga yang bermukim di sana.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), paparan abu vulkanik sangat membahayakan warga yang mengirupnya. Ancaman paling umum adalah gangguan pernapasan.
Berdasar paparan WHO saat terjadi letusan Gunung Eyjafjallajökull di Islandia lalu, abu vulkanik gunung berapi umumnya terdiri dari partikel fragmen batuan halus, mineral, dan kaca dengan karakter keras, kasar, korosif dan tidak larut dalam air.
Partikel abu sangat kecil sehingga mudah tertiup angin hingga ribuan kilometer. Yang paling berpotensi merusak tubuh adalah partikel abu terkecil yang mencapai kurang dari 1/100 milimeter. Ini berbahaya karena mudah menembus masker kain dan masuk ke paru-paru.
Seseorang dengan bronkhitis, emfisema dan asma disarankan mengurangi aktivitas di luar ruang karena paparan abu vulkanik bisa memperparah gangguan kesehatan.
WHO mengatakan, konsentrasi abu vulkanik setiap gunung berapi berbeda, tergantung kondisi alam seperti suhu udara dan angin. "Saran kami adalah mendengarkan insruksi kesehatan pejabat setempat," kata Dr Maria Neira, Direktur Department Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan WHO.
"Jika mengalami iritasi atau sakit di tenggorokan dan paru-paru, pilek, atau mata gatal, sebaiknya segera kembali rumah dan membatasi kegiatan di luar ruang," Neira menambahkan.
Dikutip dari:
http://kosmo.vivanews.com/news/read/187102-makin-kecil-ukuran-abu-vulkanik-makin-bahaya

Bahaya Zat Kimia bagi Kesehatan

Di satu sisi zat kimia membuat kehidupan anda menjadi lebih baik, tetapi di sisi lain bisa mengerogoti kesehatan anda. Mulai dari menghilangkan jamur di karpet dan terhindar dari gigitan serangga atau lainnya zat ini punya kelemahan sehingga merusak jaringan dalam tubuh anda. Zat kimia buatan manusia berupa barang-barang yang kontak dengan anda pada kehidupan sehari-hari bisa membahayakan kesehatan.
Jika anda menyimpan makanan dalam wadah plastik yang bukan terbuat dari plastik dan bukan food grade bisa dikatakan tidak aman.
Sejauh anda menyimpan makanan dalam wadah plastik aman yang kondisinya masih baik, maka bisa terhindar dari zat kimia yang beracun dan dapat membocorkan zat kimia toksik ke dalam makanan. Jika wadah plastik cukup porous dalam menyerap saus tomat, mudah baret, mengelupas atau melepuh, berarti saatnya untuk dibuang. Pilihlah wadah plastik dengan label yang mengatakan aman untuk microwave serta menyimpan makanan yang akan dipanaskan lagi.
Alat masak dengan lapisan anti lengket juga dapat membahayakan kesehatan, sebaiknya tangani alat masak tersebut secara tepat. Karena uap yang keluar dari lapisan yang rusak bisa berbahaya, dan hanya terjadi bila lapisan anti lengket itu tergores atau dipanaskan dengan suhu yang terlalu tinggi. Gunakan panas sedang pada kompor, maksimum 450 derajat fahrenheit (232 derajat celcius) pada oven. Bila anda hanya menggunakan alat masak plastik atau kayu untuk memasak atau dengan alat masak anti lengket, sebaiknya bersihkan dengan sponge khusus yang dirancang untuk lapisan anti lengket.
Bila anda menggunakan busa bantal perabot, sebaiknya berhati-hatilah karena kandungan zat kimia ‘polybrominated diphenyl ethers (PBDEs) ternyata lambat dalam pembakarannya pada alat tersebut, sehingga pada jangka panjang dapat mengganggu fungsi thyroid serta liver jika terhirup dalam jumlah besar. Sebaiknya ganti busa bantal yang sudah tua dan jika perabot anda mempunyai bantal busa yang menempel di dalam, siasatilah agar debu tidak terbang keluar dengan sarung penutup baru.
Mulailah mengkonsumsi buah dan sayuran yang ditanam secara organik karena kandungan pestisidanya dibanding produk yang ditanam secara konevensional. Memang harganya jauh lebih mahal, tetapi bukan berarti anda tidak harus makan semua yang serba organik untuk menurunkan pajanan pestisida. Dengan mengkonsumsi buah dan sayuran yang organik, maka anda akan terhindar terpajan zat kimia beracun penyebab kanker.

 Dikutip dari:

Efek rumah kaca

Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya. Mars, Venus, dan benda langit beratmosfer lainnya (seperti satelit alami Saturnus, Titan) memiliki efek rumah kaca, tapi artikel ini hanya membahas pengaruh di Bumi. Efek rumah kaca untuk masing-masing benda langit tadi akan dibahas di masing-masing artikel.
Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.
          Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:
·    25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
·    25% diserap awan
·    45% diserap permukaan bumi
·    5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
          Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda. Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.
          Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.
          Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.

Dikutip dari: